say it with flowers.

“Say it with flowers..”

Orang bilang bunga itu bisa berkata segalanya. Bunga juga katanya hadiah romantis buat wanita —waduk, kata saya mah tergantung siapa yang ngasihnya juga, hahaha— :D

 Nah, kalo kata disini mah, bukan cuma jenis bunga, tapi jumlah dan warna bunga, juga bisa punya makna.

1 rose = “love at first sight” or “you are the one” – Lavender for the first and red for the second.

2 roses = Mutual love or attraction – Red or white. Red and white together mean unity.

3 roses = “I love you” – Red

4 roses = No particular meaning but is considered unlucky in some Asian cultures.

6 roses = “I want to be yours – Red, Orange, Lavender, etc.

7 roses = Infatuated – Orange, lavender, red, etc.

10 roses = “You are perfect!”

12 roses = “Be Mine” – red, white, orange, lavender, etc.

 Kalo dapetnya 6 tangkai mawar merah, plus 1 tangkai mawar putih, artinya apa yaa? :D

spare the details #001 : carilah yang mencintai kamu.

Di suatu petang menjelang malam, di luar hujan deras..

Saya : “Mbak, cerita dong, ko bisa sih nikah langsung padahal baru 3 bulan ketemu?”

M ~ Teman Saya : “Semenjak gue ketemu R, gue jadi tahu apa bedanya.. antara apa yang gue butuhkan dan apa yang gue inginkan. Mungkin dulu emang yang gue pengen adalah J, tapi kenyataannya, ternyata gue butuh R. Sekarang? Sumpah Mi, gue bahagia banget bisa menikah dengan orang yang mencintai gue..”

Saya : “..maksudnya gimana Mbak?” 

M : “..jadi gini Mi, bahkan ketika gue akad pun, gue masih inget sama mantan gue, si J itu. Tapi sumpah ya Mi, elo harus tau, emang bener apa kata tante gue dulu, 

M, kalo kamu cari suami, carilah yang mencintai kamu, karena dialah yang akan bisa melakukan hal-hal yang membuat kamu bahagia.”

Saya : “Eu.. Eu..” (cuma bisa senyum ikut bahagia juga) :)

roda kehidupan.

Kalau orang bilang, hidup itu seperti roda berputar.. sepertinya saya kurang sependapat.

Menurut saya,

hidup itu, nggak hanya sekedar roda yang berputar saja, tapi juga harus ada usaha untuk mengatur arah perputarannya, seberapa cepat perputarannya, dan kemana roda itu akan berbelok..

.. dan pastinya, itu semua bohong kalau tidak tergantung sama kemauan, kerja keras, pilihan, dan juga doa dari masing-masing orang.

    Mungkin orang menganggapnya konvensional, tapi saya percaya (bangetngetnget), semua hal yang terjadi itu, pasti adalah yang terbaik dari Allah. Meskipun pada akhirnya, mungkin tidak selalu terasa membahagiakan, tapi saya selalu yakin, bagian dari tiap plot cerita hidup yang saya dan semua orang mainkan, pasti punya makna dan maksud tersendiri yang cuma Dia yang tahu, dan mungkin pada akhirnya, akan (sedikit) bisa dimengerti bila sudah lewat dan dijalani.

..seperti apa yang saya jalani malam ini.

           Mungkin ini hanya satu momen menuju arah perputaran roda yang berbeda untuk salah satu kawan seperjuangan saya. Tapi, satu hal yang sukses membuat saya jadi sedikit emosional malam ini adalah.. ternyata tidak hanya kawan saya satu itu saja yang merubah arah rodanya.

Sontak dunia ini terasa sepi. —lebay dot kom

.. Ya Allah, bukan berarti saya tidak mensyukuri nikmat, entah mungkin karena saya yang sedang labil, dan hampa, sejumput pertanyaan ini pun, hadir… :(

KAPAN GILIRAN SAYA?

today. in phrases.

Saya ingin sekali cerita banyak hal hari ini. Tapi ngantuk… :-p                                 Jadi, ceritanya dalam frasa kata aja ya.

Liputan jam 6 pagi. Monas. Setelan kondangan. Apel persiapan pengamanan KTT ASEAN ke-18. Paspampres. Ngopi. Neduh. Panglima TNI Agus Suhartono yang gagah.  —kalem, saya ga selera ko sama bapa-bapa, senang liat yang berkarisma aja— Kapolri Timur Pradopo. Belasan ribu pasukan gabungan TNI dan Polri upacara. Masih trauma liat Brimob. Tentara main layangan. Ketemu Mayor Paspampres yang sama-sama orang Bandung. Tripod patah.

Sunatan 2 orang cucu Pak Habibie. Full Gorontalo. Baju plus pemangku adat. Cara isi. Kue Perahu. Tahu Campur Surabaya. Buras. Sate Padang. Mie Bebek. Nasi Bali. Es krim goreng. Habibie baru denger Al-Zaitun diduga punya hubungan dengan NII KW 9. Perilaku orang, terbentuk dari budaya, agama, dan ilmu pengetahuannya. Saya bukan saya, jika ayah saya bukan ayah saya, dan ibu saya bukan ibu saya. Ayah Pak Habibie, generasi pertama Habibie dari Kabila, Gorontalo. Inspirasi semua orang, untuk kembali memaknai budaya sendiri.      —menohok diri sendiri, yang nggak tau apa-apa tentang Gorontalo, padahal termasuk turunan darah birunya, ceunah :-p —

KL Kopi Tiam. MacBook Pro baru. Roti chanee 5000 perak. Nasi kebuli enak. Nonton “Orphan”, dan bersambung ajalah. dan…………..

NGANTUK.

“..there you go, I’m so tired to keep connecting the dots for you. – Kate Coleman” ~ Orphan, 2010

pernikahan abad ini (or at least, they said so..)..

Oke. Karena sudah lama tidak menulis, jelas terasanya gagap di atas keyboard pas ketemu sama halaman ‘new post’ lagi..  —beda banget kalo lagi menghadapi halaman social network yah, heu.. :p—

Jadi, mungkin supaya lebih mudah bercerita, saya akan akan membahas kejadian yang sedang jadi perhatian semua orang hari ini :

PERNIKAHAN PANGERAN WILLIAM & KATE MIDDLETON

Sejumlah media besar ternama melansirnya dengan judul headline  “Pernikahan Abad Ini” ..

Entah kenapa juga harus disebut pernikahan abad ini ya?                  Mungkin karena semua mata tertuju pada mereka.. Atau, mungkin.. karena pernikahan ini layaknya pernikahan impian yang ada di buku-buku dongeng Walt Disney, yang agak-agak berbau Cinderella sedikit —tapi ini  Cinderellanya multimilyuner aja gitu, zzz—

Anyway, apapun sebabnya, yang jelas pernikahan ini memang menyedot perhatian dunia. Mulai dari kabar pertunangan, persiapan pernikahan, sampai tetek-bengek seperti bentuk dan rancangan gaun pertunangan dan pernikahan mereka, jadi buah bibir di hampir seluruh negara. —Bahkan Katy Perry aja sampe ngucapin selamat dengan ngecat kukunya bertema Royal Wedding—

 Nggak mau ketinggalan, hari ini saya pun didaulat untuk wawancara seorang designer terkemuka tanah air —yang ternyata mantan reporter RCTI juga— dengan topik yang sama.. —cerita tentang apa yang saya lihat di dalam butiknya, itu mungkin bisa jadi satu halaman lain lagi :D

Nonton prosesi pernikahannya, saya yakin nggak hanya saya dan orang-orang se-News Room yang menuhin space di depan layar BBC dan CNN bak nonton bareng Piala AFF. Pastinya banyak juga yang sampai lupa waktu saking terpesona sama setiap detail upacaranya —atau sekedar menunggu kemunculan close-up shot Prince Harry yang bengal-bengal seksi meski cuma sekian frame dari sepanjang siaran langsung, seperti saya :p

Setelah menunggu sekian lama di depan layar iMac raksasa, mantengin siaran langsung APTN dari Inggris sana, akhirnya, gambar ini saya dapatkan, dengan sebuah jepretan P1i saya yang setia, di detik yang sama dengan kejadiannya —ga tau lagi kalo ada delay nya yaa, heu—..

The Very First Royal 'Balcony Kiss' of Prince William & Kate Middleton

 Entahlah.. Rasanya puas sekali bisa mendapatkan foto ini.. :D